KNPI Babel Gelar Diskusi Mendengar Pendapat Publik Soal Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera

adminenmoido

Ketua dan Pengurus DPD KNPI Babel menaruh perhatian serius terkait rencana pembangunan jembatan Bangka-Sumatera.

Desakan akan perlu dilakukan kajian komprehensif terus disuarakan KNPI Babel. Karena itu dalam rangka memperingati HUT KNPI ke 46,  DPD KNPI Babel menggelar diskusi terkait jembatan Bangka-Sumatera di warung kopi Panjul 77, belakang Barata Pangkalpinang, Selasa (23/7).

Sekitar 60 orang terdiri dari perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda(OKP) yang berhimpun di KNPI, organisasi mahasiswa (BEM dan Senat), KNPI Kabupaten/kota,  Majelis Pemuda Indonesia Babel dan alumni KNPI seperti  Patris Lumumba, Agus Adaw, Dharma Sutomo, Helli Yuda, Yusrizal.

“Kekhawatiran meningkatnya kriminalitas yg saat ini sudah membuat keresahan di masyarakat. Selain itu peluang semakin banyaknya pengangguran karena banyak orang datang ke Babel,” jelas Irham, Rabu (24/7).

Irham menambahkan tujuan pembangunan untuk menekan harga bahan pokok masih perlu dilakukan pendalaman karena berdasarkan pendapat saat diskusi untuk menekan harga bahan pokok dapat dilakukan dengan membentuk pasar induk dan menanggulangi tengkulak.

“Pembangunan jembatan tersebut belum penting, lebih baik membangun jembatan di dalam provinsi atau juga pelabuhan internasional,” tegas Irham.

Lebih lanjut Irham menjelaskan pendapat yang menyatakan pembangunan jembatan akan menurunkan tingkat inflasi sangat tidak  beralasan karena tingkat inflasi di Babel dipengaruhi oleh ilegal fishing dan harga tiket pesawat, bukan semata soal distribusi barang lewat jembatan Bangja-Sumatera.

“Perlu dicari juga informasi mengenai seberapa besar manfaat jembatan yang sudah dibangun seperti jembatan Surabaya-Madura,” ungkap Irham mengulas pendapat yang disampaikan saat diskusi.

Irham kembali menegaskan peserta diskusi mendesak diperlukan kajian yang komprehensif dari semua aspek agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.

“Dari semua pandangan dan tanggapan tersebut, akan dibawa KNPI Babel kepada DPRD Babel, Gubernur, dan instansi lainnya untuk  menjadi bahan masukan awal,” ungkap Irham.

Menurut Irham perlu keterbukaan semua pihak dalam membeberkan kajian, sehingga semua lapisan masyarakat dapat bersama-sams memahaminya.

“Sangat penting keterbukaan ini untuk keharmonisan, ketenangan serta stabilitas daerah,” tegas Irham.

(Bangkapos/Respi Leba)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul KNPI Babel Gelar Diskusi Mendengar Pendapat Publik Soal Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera,
Penulis: respisiusleba
Editor: khamelia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *