Kemiri Sunan

wpengine

Saat ini semakin banyak pengembangan sumber-sumber bioenergi yang dikembangkan untuk menggantikan bahan bakar darinfosil. Salah satu tanaman yang bisa menjadi bahan biofuel adalah Kemiri Sunan. Kemiri Sunan menjadi komoditas penghasil Bahan Bakar Nabatai yang cukup potensial dan tidak bersaing dengan pangan .

Tumbuhan kemiri sunan dapat mulai berproduksi umur 4 tahun dan semakin tua tingkat produksinya semakin meningkat. Pada umur 8 tahun produksi sampai 15 ton per hektar. Dengan tingkat produksi sebanyak itu bisa dihasilkan 6 – 8 ton biodiesel per ha per tahun.

Setiap hektar lahan populasi tanaman mencapai150 pohon untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produktifitas tanaman.

Penanaman kemiri sunan

Keuntungan lain menanam tanaman kemiri sunan adalah dapat ditumpangsarikan dengan tanaman lain baik tanaman pangan, perkebunan, atau tanaman penghasil BBN lain.

Penanaman dilakukan denganh menggunakan bibit siap tanam yang sudah berumur 6-7 bulan, pada usia ini ukurfannya sekitar 50 cm

Tingkat rendemen dari biji menghasilkan crude oil (40-50%) dan dapat menghasilkan biodiesel dengan kadar 88-92%.

Dapat dikembangkan di lahan sub optimal namun saat ini masih perlu kepastian harga dan pasar untuk membuat penanaman tanaman ini lebih menarik.

Tumpang sari tanaman kemiri sunan

Salah satu potensi pengembangan tanaman kemiri sunan adalah pada lahan bekas tambang. Penanaman pada lahan bekas tambang sudah ada yang dilakukan seperti di Bangka. Kemiri Sunan ditanam di bekas-bekas tambang timah bisa dikembangkan untuk menghasilkan bahan bakar nabati. Selain di Bangka penanaman kemiri sunan sudah dikenal cukup luas, seperti di Kalimantan Barat dan Flores.

GreenGorga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *