Kelanjutan Tol Trans Sumatera Ditunggu

adminenmoido

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pembangunan tujuh ruas jalan tol dengan nilai investasi keseluruhannya sebesar Rp151,13 triliun segera dilaksanakan. Pada posisi ini, Kementrian PUPR juga didesak untuk merampungkan kelanjutan Tol Trans Sumatera pun ditunggu.

Ketujuh ruas tol yang akan dilelang yakni Jalan Tol SemananBalaraja sepanjang 31,9 kilometer (km), KamalTeluknagaRajeg sepanjang 38,6 Km, Akses Menuju Pelabuhan Patimban sepanjang 37,7 Km. Selanjutnya GedebageTasikmalayaCilacap sepanjang 184 Km, Jogjakarta Bawen sepanjang 77 Km, SoloJogjakartaNew Jogjakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo sepanjang 91,93 Km dan BalikpapanPenajam Paser Utara sepanjang 7,35 Km.

“Dari tujuh ruas tol, Jalan Tol BalikpapanPenajam Paser Utara sudah dilakukan pelelangan dengan metode lelang hak menyamakan penawaran (right to match) pada PT. Tol Teluk Balikpapan. Ruas tol lainnya masih dalam tahap finalisasi desain,” terang Kepala BPJT Danang Parikesit menyebutkan, kemarin (22/7).

Menurut Kepala BPJT itu, keterlibatan swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) membawa dampak daya ungkit/leverage dari hasil investasinya, sehingga keuntungan dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya.

Investasi swasta dibutuhkan kerena pendanaan Pemerintah dalam penyediaan infrastruktur terbatas. Kemampuan APBN tahun 20202024 diproyeksikan hanya mampu memenuhi 30 persen atau sekitar Rp623 triliun dari total kebutuhan anggaran untuk penyediaan infrastruktur sebesar Rp2.058 triliun.

Selama ini pemerintah juga telah memberikan dukungan viability gap fund (VGF) berupa jaminan maupun dukungan pendanaan APBN untuk pembangunan sebagian konstruksi jalan tol sehingga meningkatkan kelayakan finansial suatu ruas tol.

Terpisah, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, pembangunan jalan tol diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik. “Melalui skema KPBU, pemerintah bertujuan mengatasi ketimpangan pendanaan (financial gap) infrastruktur, terutama jalan tol demi ketepatan waktu penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) SP5 Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung saat ini telah memasuki pembersihan jalur tol serta pembangunan rest area atau tempat istirahat sembari menunggu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Untuk sementara belum bisa dilalui oleh kendaraan umum. Pada pintu Mesuji tersebut terlihat dua tumpukan batu beton yang memagari jalan masuk ataupun keluar. Adapun beberapa kendaraan besar keluar masuk pintu tol untuk melakukan pembersihan dan pelaksanaan pembangunan rest area dan lahan parkir. Selain itu, terlihat juga sejumlah petugas kepolisian dari Polres Mesuji bersama petugas Waskita Karya yang menjaga pintu Tol Mesuji.

“Yang boleh masuk jalan tol saat ini hanya truk-truk proyek saja untuk kendaraan umum belum bisa karena belum diresmikan. rencana Agustus diresmikan oleh pak Presiden RI Joko Widodo,” kata petugas satpam dari Waskita Karya, Suroto.

Ia mengatakan, bahwa sepanjang jalan tol Mesuji sebenarnya sudah jadi, hanya tinggal tahap pembersihan jalan itu. Kemudian sepanjang zona SDA92 juga fasilitas yang tersedia di rest area baru masjid dan untuk yang lainnya masih dalam proses pembangunan. “Dikerjakan pelan-pelan nanti pada hari peresmian Insyaallah sudah siap,” kata dia.

Menurut dia, meskipun tol sementara masih ditutup namun masih saja ada kendaraan umum yang masuk tol Mesuji melalui jalan tikus di Terminal Betan Subing Lampung Tengah. “Masih ada aja yang lewat tol, katanya sih ada jalan pintas itu makanya mereka bisa lewat,” kata dia.

Sedangkan Gubernur Sumsel Herman Deru sangat yakin pembangunan jalan tol di provinsi itu tetap akan dilanjutkan karena pihaknya bersama wali kota dan bupati ketika menghadap Menteri PUPR M Basoeki Hadimoeljono di Jakarta, Kamis telah membahas masalah tersebut. “Kami memapparkan dihadapan menteri bahwa tol dan insfrastruktur tersebut sangat mendesak,” kata gubernur Herman Deru belum lama ini.

Deru mengajak wali kota dan bupati se Sumsel menyampaikan paparan ke Menteri PUPR, karena infrastruktur sejalan dengan visi dan misi Pemprov Sumsel yang ingin fokus menggenjot program pembangunan skala prioritas tersebut.

“Ini adalah bentuk komunikasi yang nyata dan berbukti. Dengan begini semua permasalahan pembangunan di daerah cepat teratasi. Palembang-Betung segera diatasi oleh Kementerian, dan Jalan Tol Kayu Agung Palembang Betung (KapalBetung) dilanjutkan,” katanya.

Sementara untuk seksi jalan tol.Palembang-Betung juga begitu. Ini buktinya maka pihaknya akan mem biasakan komunikasi seperti ini termasuk ke Kementerian lain agar semua persoalan langsung terjawab, sebab untuk menganggarkan di APBD dananya sangat terbatas.

Kalau begini maka akan jelas sehingga daerah tidak harus lagi buang anggaran untuk satu titik pembangunan yang memang sudah dianggarkan pusat. Dalam rapat terbatas itu Menteri PUPR juga berkomitmen memprioritaskan pembangunan exit tol di kawasan Mesuji Ogan Komering Ilir sepanjang 11 Km dengan dana APBN. Sedangkan sisa pembangunan 6 Km lagi diserahkan ke Provinsi Sumsel.

Selain itu juga disetujui antara lain akses jalan menuju Bandara di Kota Lubuklinggau dan peralihan exit tol ke kawasan industri di kota perbatasan tersebut sesuai keinginan Wali Kota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe saat paparan. Oleh karena itu pihaknya merasa optimistis semua pembangunan jalan tol dan infrastruktur lainnya akan dilanjutkan di Sumsel yang diharapkan secepatnya rampung.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengaku senang dengan terobosan yang dilakukan Gubernur. Sejak menjabat wali kota hingga masuk periode kedua baru kali ini ada gubernur berinisiatif mengajak ramai-ramai paparan langsung di hadapan Menteri PUPR. “Tentu senang dan saya kira ini inisiatif yang bagus sekali terutama untuk percepatan pembangunan. Kebetulan tadi usulan normalisasi Lambidaro Sekanak sudah disetujui pak Menteri. Mudah-mudahan tahun 2020 bisa mulai dilakukan,” tambah dia.

(rls/ful/fin)

 

Sumber: fin.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *