Jika Lebihi Tonase Truk akan Dikandangkan

adminenmoido

Muatan truk yang melebihi tonase masih menjadi persoalan di Kabupaten Sarolangun. Tak hanya mengancam keselamatan para pengemudi lainnya, tapi juga menyebabkan kerusakan pada jalan lintas Sarolangun. Menyikapi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Sarolangun akan mengandangkan truk yang masih langgar aturan.

Kepala Dishub Sarolangun, Endang Abdul Naser saat dikonfirmasi mengatakan, setiap tahunnya, puluhan triliun rupiah digelontorkan pemerintah untuk memperbaiki jalan nasional. Sementara kerusakan jalan masih tetap saja terjadi akibat muatan truk yang tak sesuai tonase.

“Jadi saat ini kita akan lakukan pengarahan. Baik untuk para pengusaha angkutan pertambangan maupun industri perkebunan, agar menaati aturan terkait masalah muatan angkutan,” katanya, Selasa.

Lanjut dia, saat ini pihaknya sudah melakukan imbauan terhadap para perusahaan di Sarolangun, untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan tersebut. “Coba kita lihat, sudah banyak jalan dan jembatan yang rusak di Sarolangun, salah satunya jembatan di Desa Pangedaran yang menjadi jalur melintasnya truk angkutan batu bara menuju Padang atau ke Teluk Bayur, Sumbar,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, saat ini pihaknya memberikan waktu edukasi selama sepekan bagi semua perusahaan, dalam membenahi masalah muatan angkutan.

“Kalau tidak diindahkan oleh pihak perusahaan, kita akan mengandangkan truk tersebut. Karena ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan bersama Dirjen Perhubungan beberapa waktu lalu,” imbuh Naser.

Besar harapannya, kedepan persoalan banyaknya jalan dan jembatan rusak akibat muatan truk berlebihan bisa diatasi. Khususnya di Kabupaten Sarolangun yang terbilang cukup banyak dilewati truk setiap harinya.

“Semoga edukasi ini bisa membenahi persoalan yang ada,” tuntasnya. (rin/enn)

 

 

Sumber : https://jambi-independent.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *