Dua Perampok Truk Pengangkut Alat Berat Ditembak Polisi

adminenmoido

Dua perampok truk pengangkut alat berat ditembak saat akan melarikan diri. Truk muatan alat berat itu akan dibawa kabur menuju Pekanbaru. Namun, langkah keduanya terhenti setelah dihadiahi timah panas.

Kasus ini bermula saat pelaku menelepon korban dengan berpura-pura menjadi penyewa truk alat berat, pada Sabtu (20/7) pekan lalu. Pelaku meminta korban untuk mengangkat alat berat dari Sijabut, Kabupaten Asahan menuju Merbau, Kabupaten Labuhan Batu. Pelaku dan korban sepakat, biaya sewa truk alat berat tersebut sebesar Rp4 juta.

Setelah sepakat, korban dan pelaku bertemu di salah satu rumah makan di wilayah Air Batu, Asahan. Setelah bertemu dengan korban, pelaku mengajak supir bernama Arif untuk mengecek jalan dengan mengendarai sepeda motor. Sedangkan dua orang teman korban tinggal di truk Fuso yang telah siapkan.

Saat tiba di perkebunan sawit yang tak jauh dari lokasi pertemuan, pelaku dan korban malah berjumpa dengan dua lelaki tak dikenal. “Di situ, korban dipukuli, diikat dan mata dilakban. Pelaku juga menghunuskan pisau ke arah leher korban,” Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, Kamis (25/7).

Setelah itu, para pelaku menyuruh korban untuk menelepon kedua temannya yang menunggu di truk, untuk ikut mengecek jalan. Dua teman korban terperdaya, dan satu per satu mereka dijemput pelaku. Mereka juga disiksa dan pelaku melucuti barang berharga milik korban dan kunci truk.

Truk muatan alat berat itu kemudian dibawa kabur menuju Pekanbaru, Riau pada hari itu juga. Setelah berjuang meloloskan diri, para korban kemudian membuat laporan ke Polsek Air Batu.

Polisi kemudian memburu para pelaku. Polisi mendapat informasi bahwa para pelaku berada di daerah Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Tim gabungan, lantas bergerak menuju sasaran dan mengetahui pelaku bergerak menuju Tapanuli Selatan. Hingga akhirnya dilakukan pengejaran dari Kota Pinang menuju Sipirok.

Tepatnya Rabu (24/7) kemarin, tim berkoordinasi dengan Satlantas Polres Humbahas. Karena pelaku diduga akan melintas di jalan lintas Siborong-borong menuju Dolok Sanggul. Di sana, petugas langsung melakukan razia pada siang hari. Dari razia itu, petugas berhasil menemukan truk yang sama dengan ciri-ciri yang dilaporkan.

Saat diperiksa, dalam truk tersebut terdapat dua orang, yakni Suhendri Sinaga alias Bajak Laut dan Suriono alias Kempleng. Saat hendak diamankan, dua pelaku malah melarikan diri ke arah hutan. Polisi kemudian memberi tembakan peringatan.

Pelaku tetap ngeyel dan terus melarikan diri sebelum Bajak Laut ditembak kedua kakinya. Sementara Kempleng berhasil kabur. Waktu itu sudah beranjak petang.

Tak lama setelahnya, Rabu malam, tim gabungan Polda Sumut, Polres Asahan dan Polres Toba Samosir mendapat informasi bahwa Kempleng sedang menumpang bus menuju Kota Medan. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan Kempleng di Jalan Sisingamangaja, Kecamatan Porsea, Kabupaten Tobasa.

Kedua kaki Kempleng juga terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur dari kejaran polisi. Keduanya kemudian diboyong ke Polda Sumut.

“Modus pelalu ini agak unik. Jadi mereka pura-pura telepon korban untuk menyewa truk pengangkut alat berat. Agak nekat,” kata Andi.

Dari polisi, diketahui bahwa pelaku kerap melakukan aksi serupa lintas provinsi. Mereka juga diketahui melakukan aksi serupa di Sumatera Selatan. Setelah berhasil dibawa kabur, truk curian tersebut biasanya “disate” para pelaku. Maksudnya, para pelaku membongkar onderdil truk kemudian dijual ecer di pasar gelap.

Polisi juga terus mendalami kasus ini, dan memburu rekan mereka yang berhasil kabur. Identitas buronan tersebut sudah dikantongi polisi. (Aza/Far/INI Network)

 

Home 19

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *